Nama : Naufal Irfansyah Saputra Nim : 20190410086
Kelas : Manajemen B
Tugas “ Rancangan Strategi Produk – MP ”
Objek Garapan
Produk mix merupaka salah satu upaya dalam menetapkan strategi pemasaran produk itu sendiri. Disini anggap saja kita sudah berusaha meraih semua market share atas produk-produk yang mampu diproduksi atau kita jual. saya disini, mengamati dan menganalisis tentang produk mix dari suatu perushaan yang memiliki strategi produk mix : Perusahaan Unilever .
Batasan yang harus dikerjakan :
Mendeskripsika bauran produk dari perusahaan Unilever.
Unilever merupakan perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan Personal Care, Home Care, Home Care yang sudah diproduksi oleh perusahaan Unilever.
Contoh bauran produk Unilever:

Lebar Bauran produk
Food &
Refreshment
Personal Care
Home Care
Blue Band KecapBango Buavita Cornetto Magnum Sariwangi Royco-Wall’s Taste Joy Home Care
Pepsodent Close-Up Clear
Axe Citra Clear Closeup Dove
HijabFresh
Lifebuoy Lux
Rinso Surf Domestof Molto Rinso Sunlight SuperPell Vixal Wipol
Pepsodent Pond’s Rexona Sunsilk Tresemme Vaseline Zwitsal
Fair & Lovely
Analisis pesaing terdekat setiap lini produk adalah Food & Refreshment,Home Care dan Personal Care
Rangkaian Produk Unilever Indonesia mencangkup brand-brand ternama yang disukai di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dan lain-lain.
Food & Refreshment
-Kecap Bango-Buavita-Cornetto-Magnum-Sariwangi-Royco-Wall’s Taste Joy
Home Care
-Domestof-Molto-Rinso-Sunlight-Super Pell-Vixal-Wipol Personal Care
-Axe-Citra-Clear-Closeup-Dove-HijabFresh-Lifebuoy-Lux-Pepsodent-Pond’s-Rexona-Sunsilk Tresemme-Vaseline-Zwitsal-Fair & Lovely
Unilever dan Wings Group memiliki strategi yang berbeda untuk mempertahankan dominasi di pasar deterjen nasional. Jika Unilever menggandeng produsen elektronik terutama mesin cuci untuk memasarkan produk barunya, Wings Group justru memperkuat ekspansi ke sektor hulu, yakni bahan baku deterjen.
Lewat anak usahanya yakni PT Unggul Indah Cahaya, Wings Group memiliki pabrik bahan baku deterjen berupa alkylbenzene terbesar di Asia Pasifik, dengan kapasitas terpasang
lebih dari 200 ribu metrik ton per tahun. Selain itu, Wings Group menjalin kerja sama dengan Djarum Group dan Lautan Luas Group untuk membeli Ecogreen Oleochemicals dari Salim Group, yang merupakan produsen bahan baku deterjen, sabun, dan body care dengan kapasitas 100 ribu ton per tahun.
Keunggulan/kelemahaan produk dibanding pesaing yaitu,
Produk unggul merupakan salah satu kunci keberhasilan sebuah usaha. Dengan produk yang unggul, perushaan tidak hanya mampu meingkatkan penjualan. Lebih dari itu, perusahaan akan mampu memperluas basis konsumen loyal mereka dan kelemahan produk bisa terjadi karena hal-hal yang dianggap remeh, misalnya proses produksi yang tidak sesuai standar, pemasaran yang kurang efektif atau penggunaan bahan baku yang kurang berkualitas.
Sedangkan keunggulan keunggulan pesaing (kompetitif) tentunya kita dapat menyusun strategi bisnis agar lebih menguntungkan dan mendapatkan tempat khusus pada konsumen, dan kelemaham pesaing memiliki kelemahan dalam daya kemampuan masing-masing dalam bersaing jika secara global.
Salah satu perusahaan yang dikenal dan produknya digunakan di masyarakat adalah PT. Unilever dan PT. Indofood. PT. Indofood merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman, perusahaan ini juga memproduksi mie instan terbesar didunia dangan 14 pabrik termasuk diindonesia sendiri. PT. Indofood juga mengembangkan variasi produk ke ranah snack, kecap, bumbu penyedap, makanan bayi, maupun soft drink. Sedangkan Unilever telah tumbuh menjadi perusahaan terdepan untuk produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di Indonesia. Rangkaian Produk Unilever Indonesia mencakup brand- brand ternama yang disukai di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifeboy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dll.
Bagi Unilever, sumber daya manusia merupakan pusat dari seluruh aktivitas perseroan. Memberikan prioritas merupakan pengembangan profesialisme, keseimbangan kehidupan, dankemampuan untuk berkontribusi pada perusahaan. Indofood mengelola system sumber daya manusia nya dengan cara membina hubungan baik di semua tingkat staf dan manajemen untuk saling menguntungkan.
Menurut saya, prospek penjualan setiap produk dalam lini adalah perusahaan dapat menambah lini produknya untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, juga memperpanjang lini produk yang sudah ada agar lebih lengkap, menambah varian tiap produk sehingga dapat memperdalam bauran produk, dan penjualan setiap produk dapat dikurangi atau ditambah lini produknya sesuai dengan kemampuan dan daya saingan perusahan. Keumungkinan suatu hal akan terjadi, sehingga berpontensi menimbulkan dampak tertentu. Perushaan dapat melebarkan lininya ke bawah, ke atas, ataupun keduanya.
Pelebaran lini kebawah , biasanya perusahaan menawarkan produk berhrga mahal, melebarkan lininya kebawah denga menawarkan produk berharga lebih murah. Ini dapat dilakukan ketikan adanya perlambatan pertumbuhan penjualan pada segmen atas.
Pelebaran lini ke atas, hal ini biasanya dilakukan saat perusahaan tertarik dengan tingkat pertumbuhan dan keuntungan yang lebih tinggi. Selain itu, ada kesempatan utuk mempromosikan perusahaan yang mampu melayani semua segmen.
Pelebaran lini dua arah, perusahaan yang melayani pasar menengah memperlebar lininya dua arah. Akan, tetapi, hal ini jarang dilakukan.
Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan pelebaran lini, hal lain yang perlu dipikirkan adalah penentuan harga. Bagi perusahaan tidak mungkin menghasilkan produk dengan merek dagang yang berbeda, tetapi menawarkan produk dengan harga yang sama. Hal ini akan mematikan salah satu produk dan membuat kebingung di konsumen. Pelebaran lini produk dapat diterapkan dalam usaha/penjuala setiap produk, ini dilakukan agar produk kita dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menggapao semua segmen konsumen.
0 Response to "iseng"
Posting Komentar